Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta telah menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecturer dengan tema “Introducing Character Education and The Work of the Jubilee Centre.” Acara ini menghadirkan narasumber Dr. Michael Fullard dari University of Birmingham dan diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta kolega dari berbagai Program Studi PPKn. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 25 April 2025, pukul 16.00 WIB secara daring melalui Zoom. Tujuan dari kuliah ini adalah untuk memperkenalkan dan menekankan pentingnya pemahaman pendidikan karakter.
Dr. Michael Fullard menjelaskan bahwa pendidikan merupakan sarana penting untuk membentuk pemahaman yang membantu seseorang memiliki karakter yang baik, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Di Inggris (UK), pendidikan karakter menekankan pada pengembangan moral, nilai-nilai, dan karakter positif pada siswa. Pendekatan ini biasanya melibatkan kegiatan yang merangsang pemikiran, perasaan, dan tindakan moral, serta mengintegrasikan pembelajaran karakter ke dalam berbagai mata pelajaran. Tujuan pendidikan menurut Dr. Fullard tidak hanya mencakup pencapaian pengetahuan akademis, tetapi juga pembentukan dan pengembangan karakter, serta mempersiapkan siswa untuk menjalani kehidupan yang bermakna. Ia menekankan pentingnya pendidikan dalam membentuk seseorang agar mampu hidup dengan baik di dunia yang layak untuk dihuni.
Pada sesi kuliah ini, Dr. Michael Fullard menjelaskan bahwa karakter merupakan kumpulan sifat atau watak pribadi yang dapat membangkitkan emosi tertentu, memberi informasi tentang motivasi, serta membimbing perilaku seseorang. Unsur-unsur pembentuk karakter meliputi aspek intelektual, moral, kewarganegaraan, dan kinerja. Oleh karena itu, pendidikan karakter adalah proses pendidikan, baik secara eksplisit maupun implisit, yang bertujuan membantu anak-anak dan remaja mengembangkan sifat-sifat pribadi yang positif.
Guru memegang peran sentral dalam pengembangan pendidikan karakter siswa. Tidak hanya sebagai pengajar materi pelajaran, guru juga menjadi teladan, pembimbing moral, dan penguat nilai-nilai karakter melalui sikap, perilaku, dan interaksi sehari-hari. Melalui keteladanan, pengajaran, serta penguatan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan empati, guru membantu siswa membangun karakter yang baik dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di masyarakat. Kuliah ini memberikan pengalaman yang bermakna bagi para peserta, terkait topik yang dibahas yang dapat memperkaya wawasan civitas akademika mengenai pentingnya pendidikan karakter.
