SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan posisinya sebagai program studi yang berorientasi pada kesuksesan masa depan mahasiswa. Pada Selasa, 26 Agustus 2025, bertempat di Ruang Dosen PPKn UMS, telah dilaksanakan rapat koordinasi dosen yang bersifat strategis dan visioner. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi, Wibowo Heru Prasetiyo, Ph.D., didampingi oleh Patmisari, M.Pd., Kepala Laboratorium, Drs. Yulianto Bambang Setyadi, M.Si., dan Unit Penjaminan Mutu, Eko Prasetyo, M.Pd. Agenda ini menjadi momentum penting dalam mempersiapkan kualitas layanan akademik yang lebih prima menjelang pergantian siklus semester.
Fokus utama pertemuan ini adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) agar tetap berada dalam koridor keunggulan mutu. Wibowo Heru Prasetiyo menekankan bahwa setiap kebijakan akademik yang diambil harus berakar pada responsivitas terhadap saran dan masukan mahasiswa. Dengan mendengarkan aspirasi mahasiswa secara saksama, prodi berkomitmen untuk menciptakan iklim akademik yang kolaboratif, transparan, dan inovatif. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PPKn UMS dalam menjaga standar akreditasi tinggi dan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan karakter yang ditawarkan.
Selain evaluasi PBM, rapat ini juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara bimbingan akademik dengan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis. Para dosen sepakat bahwa keberhasilan mahasiswa bukan hanya diukur dari nilai indeks prestasi, melainkan juga dari kesiapan mereka dalam menempuh karier profesional setelah lulus. Oleh karena itu, penguatan fungsi dosen sebagai mentor dan motivator menjadi poin krusial dalam diskusi tersebut. Pimpinan prodi memastikan bahwa setiap dosen pengampu memiliki visi yang sama dalam mengawal perjalanan intelektual mahasiswa hingga mencapai gerbang kelulusan dengan prestasi yang membanggakan.
Pertemuan yang berlangsung khidmat dan produktif ini diakhiri dengan optimisme tinggi bahwa transformasi layanan yang direncanakan akan membawa dampak signifikan bagi produktivitas akademik mahasiswa. Dengan soliditas yang kuat antara jajaran pimpinan dan staf pengajar, Prodi PPKn UMS siap melangkah maju sebagai pusat pendidikan kewarganegaraan yang unggul, modern, dan berstandar global, sekaligus menjadi rumah bagi calon pendidik dan pemimpin bangsa yang kompeten serta berintegritas.
Prodi PPKn UMS secara resmi meningkatkan peran Dosen Pembimbing Akademik (PA) sebagai garda terdepan dalam memantau progres akademik mahasiswa secara presisi guna mendukung target lulus tepat waktu. Tidak hanya sekadar memvalidasi administrasi perkuliahan, peran PA kini diperluas untuk mendampingi mahasiswa dalam penyiapan portofolio akademik pengembangan karier, sehingga mahasiswa memiliki rekam jejak kompetensi yang siap bersaing di industri sejak dini. Sejalan dengan itu, untuk menjamin kualitas riset mahasiswa, sistem pembimbingan skripsi kini diatur secara lebih disiplin dan akuntabel dengan jadwal pertemuan minimal 12 kali dalam satu semester, memastikan setiap kendala teknis dapat terselesaikan secara cepat dan terukur.
Guna menjaga integritas dan rekognisi karya ilmiah, setiap dosen pembimbing skripsi memiliki tanggung jawab penuh dalam memastikan kelayakan luaran karya mahasiswa. Pengawasan ketat diberlakukan pada pengecekan indeks plagiasi, penerapan co-authorship yang etis, hingga ketepatan afiliasi institusi. Lebih jauh lagi, prodi sangat memperhatikan kualitas publikasi dengan melakukan verifikasi terhadap indeksasi jurnal serta durasi proses pengiriman naskah hingga penerbitan. Langkah-langkah preventif dan kuratif ini diambil demi menjamin bahwa setiap karya ilmiah yang dihasilkan oleh mahasiswa PPKn UMS memiliki standar kualitas yang diakui secara nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat portofolio akademik lulusan di masa depan.
