SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan langkah progresifnya dalam menjaga mutu dan relevansi pendidikan tinggi. Melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Kurikulum yang berlangsung dinamis, prodi ini mematangkan draf kurikulum terbaru yang diproyeksikan menjadi standar baru dalam pendidikan kewarganegaraan di Indonesia. Agenda strategis ini dihadiri oleh pimpinan inti, antara lain Ketua Prodi Wibowo Heru Prasetiyo, Ph.D., Patmisari, M.Pd., Kepala Laboratorium Obby Taufik Hidayat, Ph.D., serta unit penjaminan mutu Drs. Yulianto Bambang Setyadi, M.Si. Kehadiran jajaran dosen ini bersinergi dengan dukungan penuh dari pimpinan fakultas, yakni Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., dan Wakil Dekan I Bidang Akademik, Dr. Miftahul Huda, M.Pd.
Penyelenggaraan FGD ini merupakan manifestasi dari komitmen Prodi PPKn UMS untuk selalu selaras dengan perkembangan zaman. Fokus utama diskusi diarahkan pada pembedahan draf kurikulum agar tidak hanya kuat secara filosofis-akademik, namun juga memiliki daya saing tinggi di pasar kerja nasional maupun internasional. Prof. Anam Sutopo dalam arahannya menekankan bahwa kurikulum adalah “wajah” prodi yang akan dilihat oleh masyarakat luas. Oleh karena itu, sinergi antara masukan pimpinan fakultas, tim task force, dan para praktisi pendidikan menjadi kunci utama dalam meramu kurikulum yang tidak hanya unggul secara konten, tetapi juga memiliki daya pikat (marketability) yang kuat bagi calon mahasiswa baru.
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah adaptabilitas kurikulum terhadap ekosistem industri dan tren global. Prodi PPKn UMS menyadari bahwa profil lulusan yang kompetitif adalah prioritas utama masyarakat dalam memilih institusi pendidikan. Melalui diskusi intensif, dirumuskan langkah-langkah untuk memastikan bahwa setiap keunikan yang dimiliki prodi—seperti integrasi teknologi digital dalam nilai-nilai Pancasila—dapat bermuara langsung pada kesiapan karier lulusan. Langkah strategis ini bertujuan untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga memiliki kemahiran praktis yang dibutuhkan oleh instansi pemerintah, sektor swasta, hingga lembaga internasional.
Kegiatan ini diakhiri dengan optimisme bahwa transformasi kurikulum yang tengah dilakukan akan menjadi daya tarik utama (unique selling point) bagi Prodi PPKn UMS. Dengan memadukan integritas akademik dan pendekatan yang modern, PPKn UMS siap menyambut generasi muda—khususnya Gen-Z—dengan pengalaman belajar yang transformatif. Kolaborasi antara pimpinan FKIP dan tim pengembang kurikulum ini menjadi pondasi kuat bagi prodi untuk terus berdiri sebagai pusat unggulan pendidikan kewarganegaraan yang melahirkan pemimpin masa depan yang berintegritas dan berwawasan global.
Prodi PPKn UMS diarahkan untuk memandang kurikulum sebagai produk unggulan yang harus menarik bagi masyarakat, sehingga perumusannya wajib adaptif terhadap kebutuhan serta keinginan pasar tenaga kerja saat ini. Keunikan yang diangkat dalam kurikulum harus benar-benar bermuara pada pencapaian profil lulusan yang jelas, mengingat masyarakat sangat menitikberatkan pada prospek profesi yang dapat diraih pasca-kelulusan. Oleh karena itu, penamaan profil lulusan serta mata kuliah disarankan menggunakan terminologi yang lebih familiar bagi Gen-Z, termasuk mempertimbangkan penggunaan bahasa Inggris atau istilah “tidak biasa” untuk meningkatkan daya tarik promosi.
Secara teknis akademik, prodi diinstruksikan untuk melakukan pemetaan (mapping) terhadap mata kuliah pengukur minimal 25% dari keseluruhan beban sks sebagai instrumen penjaminan mutu yang ketat. Selain itu, perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (Program Learning Outcomes/PLO) harus diramu secara apik dengan mengombinasikan komponen pengetahuan atau keterampilan khusus dengan sikap dan keterampilan umum. Kombinasi ini bertujuan untuk memudahkan proses pengukuran ketercapaian kompetensi mahasiswa secara akurat dan akuntabel, sehingga setiap lulusan PPKn UMS memiliki bukti kompetensi yang tervalidasi dengan standar kualitas tinggi.
