Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas mutu akademik dan relevansi kurikulum. Hal ini dibuktikan melalui keikutsertaan aktif Tim Task Force Kurikulum Prodi PPKn dalam kegiatan “Camp Pendampingan Penyusunan Kurikulum Tahap II” yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran (LPPIP) UMS pada Jumat, 17 Juli 2026. Bertempat di Ruang Meeting B.2 Edutorium UMS Lantai 2, forum strategis ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai sebagai langkah konkret mengakselerasi penyelarasan kurikulum prodi agar berstandar unggul serta responsif terhadap perkembangan zaman.
Kegiatan pendampingan intensif ini diinisiasi oleh LPPIP UMS sebagai wadah fasilitasi dan reviu mendalam terhadap rancangan kurikulum yang disusun oleh masing-masing program studi. Di bawah arahan dan koordinasi Kepala Bidang Pengembangan Kurikulum dan Inovasi Pembelajaran LPPIP UMS, Dr. Laili Etika Rahmawati, M.Pd., camp ini menghadirkan tim ahli LPPIP untuk memberikan masukan substantif maupun teknis. Kehadiran Tim Task Force PPKn UMS dalam camp tahap II ini menjadi momentum krusial untuk memantapkan struktur kurikulum, merumuskan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), serta memetakan bahan kajian secara komprehensif dan terukur.
Dalam sesi pendampingan tersebut, Tim Task Force Kurikulum Prodi PPKn secara interaktif melakukan perancangan dan pemutakhiran dokumen kurikulum berbasis capaian (Outcome-Based Education/OBE). Fokus pengembangan kurikulum Prodi PPKn diarahkan pada penguatan kedalaman keilmuan kebangsaan, hukum, dan politik yang diintegrasikan dengan teknologi pembelajaran modern, kecerdasan buatan (AI), serta pemikiran Islam berorientasi kemajuan. Langkah inovatif ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh lulusan PPKn UMS memiliki keunggulan kompetitif, wawasan global, dan kesiapan adaptif dalam menjawab tantangan di dunia kerja modern. Selain diikuti oleh Prodi PPKn, kegiatan camp ini juga dihadiri oleh tim task force dari pelbagai program studi strategis di lingkungan UMS serta jajaran pakar LPPIP, sehingga menciptakan atmosfer akademis yang dinamis dan kolaboratif. Sinergi antardisiplin ilmu ini memungkinkan terjadinya pertukaran gagasan, benchmarking praktik terbaik (best practices), hingga validasi instrumen kurikulum secara sistematis.
Tim Task Force PPKn memanfaatkan ruang kolaborasi ini secara maksimal guna memastikan setiap indikator kinerja dan matriks kurikulum yang dirancang terintegrasi dengan baik sesuai standar nasional dan internasional. Melalui partisipasi aktif dalam Camp Pendampingan Penyusunan Kurikulum Tahap II ini, Prodi PPKn FKIP UMS semakin memperkokoh posisinya sebagai program studi pencetak pendidik kewarganegaraan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. Hasil dari pendampingan ini akan menjadi fondasi kokoh dalam menerapkan kurikulum baru yang adaptif, transformatif, dan berorientasi masa depan. Ke depan, implementasi kurikulum yang disempurnakan ini diyakini akan memacu prestasi akademis mahasiswa serta semakin memperkuat reputasi UMS sebagai pusat keunggulan pendidikan di tingkat nasional maupun internasional.
