Dosen PPKn UMS Menjadi Narasumber Guest Lecture di Universitas Negeri Yogyakarta

YOGYAKARTA – Dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKIP UMS) Bapak Obby Taufik Hidayat, Ph.D. berkesempatan emas menjadi narasumber di acara guest lecture yang diselenggarakan oleh Pendidikan Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (FIP UNY) bersama dengan Ibu Nur Diyanah Binte Anwar, Ph.D dari National Institute of Education, Nanyang Technological University, Singapura. Kegiatan ini selenggarakan pada hari Jumat tanggal 24 April 2026 di ruang sidang lantai 3 Gedung Moh. Amin. Kegiatan ini mengangkat tema “A Comparison of Character Education Practices in Indonesia and Singapore” yang diikuti oleh mahasiswa program magister (S2) dan doctoral (S3) Pendidikan Dasar UNY.

Kegiatan dimulai dengan pidato dari Dr. Fery Muhamad Firdaus, M.Pd., selaku Kepala Departemen Pendidikan Sekolah Dasar. Melalui sambutannya, beliau menyoroti urgensi penguatan pendidikan karakter untuk mengatasi tantangan dunia, serta kebutuhan menimba ilmu dari praktik unggulan negara seperti Singapura. Beliau pun menyampaikan harapan agar acara ini membuka cakrawala pengetahuan akademik mahasiswa dan memicu inovasi pengembangan pendidikan karakter di tanah air.

Setelah itu penyampaian materi disampaikan oleh Nur Diyanah Binte Anwar bahwa pendidikan karakter di Singapura dibangun secara terstruktur lewat penyisipan ke dalam kurikulum nasional, yang menitikberatkan pada nilai-nilai kewarganegaraan, tanggung jawab sosial, dan pembiasaan perilaku positif mulai usia dini. Ia pun menggarisbawahi peran krusial kerjasama antara sekolah, keluarga, serta masyarakat guna membentuk karakter siswa.

Materi berikut nya disampaikan oleh Obby Taufik Hidayat, Ph.D menyatakan bahwa pendidikan karakter di Indonesia didasarkan pada nilai-nilai budaya, agama, serta kearifan lokal. Ia menekankan bahwa keberagaman Indonesia merupakan kekuatan utama untuk membentuk karakter siswa, walaupun masih ada kendala terkait konsistensi penerapannya di tingkat lapangan.

Acara berlangsung penuh interaksi dinamis, diwarnai antusiasme membara dari para peserta. Mahasiswa S2 dan S3 Pendidikan Dasar UNY dengan aktif melemparkan pertanyaan serta terlibat diskusi mendalam soal perbandingan strategi dua negara dalam membentuk pendidikan karakter. Melalui momentum ini, Departemen Pendidikan Sekolah Dasar FIP UNY optimis bisa memperluas wawasan global serta mengangkat kualitas praktik pendidikan karakter di tanah air ke level lebih tinggi.