Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas melalui penyelenggaraan Kegiatan Revitalisasi Kurikulum, Senin (9/12/2025). Bertempat di Gedung Pascasarjana UMS, kegiatan ini diikuti oleh seluruh Ketua Program Studi (Kaprodi), Sekretaris Program Studi (Sekprodi), serta Unit Jaminan Mutu (UJM) Sarjana FKIP UMS. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat fondasi akademik, menata ulang struktur kurikulum, sekaligus memastikan kesesuaian kurikulum dengan tuntutan zaman dan kebijakan pendidikan nasional.
Revitalisasi kurikulum ini difokuskan pada penataan jumlah mata kuliah beserta beban Satuan Kredit Semester (SKS) di masing-masing program studi. Penataan ini dilakukan sebagai langkah sistematis untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, memperjelas peta kompetensi lulusan, serta menghindari tumpang tindih materi antar mata kuliah. Dengan struktur kurikulum yang lebih ramping, terukur, dan terarah, mahasiswa diharapkan dapat menempuh proses belajar yang lebih efisien, bermakna, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta dinamika sosial yang terus berkembang.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pembahasan rencana penambahan mata kuliah Literasi Digital. Mata kuliah ini dirancang untuk memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan era transformasi digital, khususnya dalam konteks pendidikan. Literasi digital tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan teknis menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup kecakapan berpikir kritis, etika bermedia, keamanan digital, serta kemampuan memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Kehadiran mata kuliah ini diharapkan mampu membekali mahasiswa FKIP UMS, termasuk Prodi PPKn, dengan keterampilan abad ke-21 yang esensial.

Selain itu, peserta juga memperoleh gambaran menyeluruh serta simulasi penyusunan kurikulum menggunakan platform MyKurikulum. Platform ini diperkenalkan sebagai alat bantu perencanaan, pemetaan, dan evaluasi kurikulum yang lebih sistematis, terintegrasi, serta berbasis data. Melalui MyKurikulum, setiap program studi dapat memvisualisasikan keterkaitan antara capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, mata kuliah, hingga metode evaluasi. Pendekatan ini mendorong transparansi, akuntabilitas, serta kesinambungan dalam pengembangan kurikulum, sehingga kualitas akademik dapat terus terjaga dan ditingkatkan.
Kegiatan revitalisasi kurikulum ini dipimpin langsung oleh Wakil Dekan I FKIP UMS, Dr. Miftakhul Huda, S.Pd., M.Pd. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya keselarasan antara kurikulum program studi dengan kebijakan pendidikan nasional, standar akreditasi, serta visi dan misi FKIP UMS. Menurutnya, kurikulum harus menjadi instrumen strategis untuk mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, adaptif, serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global. Oleh karena itu, proses revitalisasi tidak boleh dilakukan secara administratif semata, tetapi harus melalui kajian akademik yang mendalam dan partisipatif.

Sebagai narasumber utama, kegiatan ini menghadirkan Dr. Laili Etika Rahmawati, S.Pd., M.Pd., Kepala Bidang Pengembangan Kurikulum dan Inovasi Pembelajaran BIP-UMS. Dalam paparannya, beliau memaparkan strategi pengembangan kurikulum yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada masa depan. Ia menekankan pentingnya integrasi literasi digital dalam struktur kurikulum sebagai respons terhadap perubahan paradigma belajar di era digital. Menurutnya, kurikulum yang baik adalah kurikulum yang mampu menjembatani antara kebutuhan akademik, tuntutan profesi, serta perkembangan teknologi dan sosial secara simultan.
Bagi Prodi PPKn UMS, kegiatan revitalisasi kurikulum ini menjadi momentum strategis untuk terus memperkuat identitas keilmuan, meningkatkan mutu pembelajaran, serta menyiapkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga matang secara karakter dan sosial. Sinergi antara kebijakan fakultas, inovasi kurikulum, dan kebutuhan pemangku kepentingan diharapkan mampu melahirkan kurikulum PPKn yang kontekstual, progresif, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, FKIP UMS optimistis dapat menghasilkan kurikulum yang lebih relevan, fleksibel, dan adaptif, sekaligus memperkuat reputasi institusi sebagai pusat pengembangan pendidikan guru yang unggul. Bagi calon mahasiswa dan orangtua, langkah ini menjadi bukti konkret bahwa FKIP UMS, termasuk Prodi PPKn, secara konsisten melakukan pembaruan dan inovasi demi menghadirkan layanan pendidikan terbaik yang siap menjawab tantangan masa depan.
