Malang — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Muhammadiyah Surakarta, Raia Deco Candara Putri, bersama Tim KKNMAs Kelompok 20 turut mendorong penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan pembinaan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) di SMK Muhammadiyah 9 Wagir, Malang. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua kali pertemuan, yaitu pada 8 dan 15 Agustus 2026, dengan melibatkan 21 siswa.
Kegiatan pembinaan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengenalkan kepanduan Muhammadiyah sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik. Melalui Hizbul Wathan, siswa diperkenalkan pada nilai keislaman, kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, tanggung jawab, dan kepemimpinan yang relevan dengan pembentukan karakter generasi muda.

Dalam pelaksanaannya, para siswa mendapatkan materi mengenai sejarah Muhammadiyah, sosok KH Ahmad Dahlan, sejarah Hizbul Wathan, tujuan dan tingkatan dalam kepanduan, hingga pengenalan Janji Pandu dan 10 Undang-Undang Pandu Hizbul Wathan. Materi disampaikan dengan tujuan agar siswa tidak hanya mengenal HW secara teoritis, tetapi juga mampu memahami nilai-nilai kepanduan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan KKNMAs ini diharapkan dapat mendorong siswa SMK Muhammadiyah 9 Wagir untuk lebih mengenal kepanduan dalam lingkungan Muhammadiyah. Sebelumnya, kegiatan kepanduan Hizbul Wathan di sekolah belum berjalan secara aktif, sehingga melalui kegiatan ini kami berupaya mengenalkan kembali HW sekaligus menumbuhkan minat siswa untuk melanjutkan dan mengembangkan kegiatan kepanduan di sekolah,” ujar Raia Deco Candara Putri, mahasiswa PPKn sekaligus PIC kegiatan pembinaan Hizbul Wathan.
Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam menghidupkan kembali semangat kepanduan di lingkungan SMK Muhammadiyah 9 Wagir. Antusiasme 21 peserta menjadi modal penting untuk mendorong keberlanjutan kegiatan HW di sekolah, meskipun masih terdapat tantangan berupa keterbatasan personel yang dapat menjadi penggerak kegiatan kepanduan.

Bagi mahasiswa PPKn, keterlibatan dalam kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mengimplementasikan nilai-nilai pendidikan karakter yang dipelajari selama perkuliahan. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kemandirian, dan kepemimpinan yang dikembangkan melalui kepanduan sejalan dengan upaya membentuk generasi muda yang memiliki karakter dan kesadaran sosial.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung penguatan pendidikan karakter dan pengembangan potensi peserta didik melalui kegiatan kepanduan. Tim KKNMAs Kelompok 20 berharap pengenalan Hizbul Wathan ini dapat menjadi awal bagi keberlanjutan kegiatan HW di SMK Muhammadiyah 9 Wagir serta mendorong lahirnya kader-kader muda Muhammadiyah yang berkarakter, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
