Pelaksanaan Program Kemitraan Internasional oleh Dosen UMS
Dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Bapak Obby Taufik Hidayat, Ph.D., bersama dua mahasiswa pendampingnya, melaksanakan Program Kegiatan Mahasiswa Kemitraan Internasional (PKMI). Kegiatan ini bertajuk “Profil Guru Abad 21: Pengembangan Keterampilan Mengajar dan Karakter Muhammadiyah Pada Guru-Guru Sekolah Pekerja Migran Indonesia di Malaysia”. Program berlangsung dari tanggal 28 November 2025 hingga 4 Desember 2025, dengan fokus utama di wilayah Selangor, Malaysia.
Tujuan Pengembangan Profesional Guru PMI
Kegiatan ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan mendesak pengembangan profesional bagi guru-guru di sekolah informal pekerja migran Indonesia (PMI). Guru-guru tersebut sering menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya belajar, kurikulum yang harus disesuaikan dengan kondisi lokal, serta integrasi nilai-nilai keislaman dalam lingkungan multikultural. Tujuan utamanya adalah membentuk profil guru abad 21 yang kompeten, dengan mengedepankan pedagogi inovatif sekaligus memperkuat karakter Muhammadiyah yang berbasis pada dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Observasi dan Wawancara di Sanggar At-Tanzil
Salah satu rangkaian kegiatan utama adalah observasi langsung di Sanggar Bimbingan At-Tanzil, Selangor, Kuala Lumpur. Tim mengamati kondisi sekolah secara keseluruhan, termasuk sistematika pengelolaan sekolah, fasilitas yang tersedia, serta sumber pendapatan yang diperoleh sekolah tersebut. Selain itu, dilakukan wawancara mendalam dengan guru dan siswa mengenai proses pendidikan di sekolah non-formal ini, untuk memahami tantangan dan potensi pengembangannya lebih lanjut.
Presentasi Tema Utama Bersama Guru
Bapak Obby Taufik Hidayat juga menyampaikan presentasi bersama para guru dengan tema yang sama, yaitu “Profil Guru Abad 21: Pengembangan Keterampilan Mengajar dan Karakter Muhammadiyah Pada Guru-Guru Sekolah Pekerja Migran Indonesia di Malaysia”. Sesi ini menjadi wadah diskusi interaktif untuk berbagi pengetahuan dan strategi praktis, sehingga guru-guru dapat
