Sukoharjo – Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan Workshop Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dan Praktik 12 Gerakan Pengaturan Lalu Lintas pada Kamis (21/5/2026) di Aula Satlantas Polres Sukoharjo. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai keselamatan berlalu lintas sekaligus memberikan pengalaman praktik langsung terkait tugas dan peran anggota Patroli Keamanan Sekolah.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari dosen pengampu sekaligus penanggung jawab kegiatan, Eko Prasetyo, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya membangun kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas sebagai bagian dari tanggung jawab warga negara yang baik. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan mampu menjadi agen edukasi keselamatan lalu lintas di lingkungan masyarakat.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh IPTU Ika Resta Bertyana, S.H., selaku Kanit Kamsel Satlantas Polres Sukoharjo. Beliau mengapresiasi kolaborasi antara PPKn UMS dengan Satlantas Polres Sukoharjo dalam memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada mahasiswa. Menurutnya, pemahaman mengenai aturan lalu lintas perlu ditanamkan sejak dini agar dapat menciptakan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
Memasuki sesi inti, peserta memperoleh materi mengenai Patroli Keamanan Sekolah (PKS), tugas dan fungsi PKS, serta pentingnya keselamatan berlalu lintas. Sesi ini berlangsung interaktif dengan adanya diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Mahasiswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait pelaksanaan PKS maupun permasalahan yang sering dijumpai di jalan raya.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik 12 gerakan pengaturan lalu lintas yang dipandu langsung oleh narasumber. Pada sesi ini, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan setiap gerakan secara bergantian agar dapat memahami teknik dan prosedur yang benar dalam pengaturan lalu lintas. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengambilan video praktik sebagai bentuk dokumentasi sekaligus evaluasi keterampilan peserta.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai keselamatan berlalu lintas, tetapi juga pengalaman praktik yang dapat mendukung pembentukan karakter disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan dokumentasi sebagai penanda berakhirnya rangkaian workshop.
Workshop ini diikuti oleh 24 mahasiswa PPKn UMS dan menjadi salah satu bentuk penguatan pembelajaran yang mengintegrasikan teori kewarganegaraan dengan praktik nyata di masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi generasi muda dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas.
