Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Pelatihan Jaya Melati 1 Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan pada 12–14 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Prodi PPKn UMS dalam mempersiapkan mahasiswa sebagai calon Guru Hizbul Wathan yang memiliki jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, serta komitmen terhadap nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan.
Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dengan lokasi yang berbeda. Hari pertama bertempat di Ruang Meeting Griya Mahasiswa Kampus 1 UMS yang diisi dengan pembukaan dan penyampaian berbagai materi ke-Hizbul Wathanan, kepemimpinan, organisasi, serta penguatan ideologi Kemuhammadiyahan. Sementara itu, kegiatan hari kedua dan ketiga dilaksanakan di Lapangan Kampus 2 UMS yang berfokus pada praktik kepanduan dan pembentukan karakter peserta.
Sebagai jenjang pengkaderan formal dalam Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, Jaya Melati 1 bertujuan membentuk kader yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan di lingkungan masyarakat. Melalui berbagai materi dan praktik lapangan, peserta dibekali keterampilan dasar kepanduan yang diperlukan untuk menjadi pembina dan Guru Hizbul Wathan di masa mendatang.

Kegiatan tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga berbagai aktivitas yang mendorong peserta untuk mengembangkan kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, memimpin kelompok, serta menyelesaikan permasalahan secara efektif. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta memperoleh pengalaman belajar yang menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat pengabdian.
Antusiasme peserta terlihat selama pelatihan berlangsung. Mahasiswa mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan aktif berpartisipasi dalam berbagai sesi yang diberikan. Interaksi antarpeserta juga menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah serta membangun karakter kader yang tangguh dan berintegritas.

Melalui Pelatihan Jaya Melati 1, Prodi PPKn UMS menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan dan kompetensi kepanduan. Diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan serta berkontribusi aktif sebagai Guru Hizbul Wathan dalam membina generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan berkemajuan.
