“SERANGKAIAN PROGRAM TIM PHP2D BAGI PENYANDANG DISABILITAS”
HMP PPKn FKIP UMS yang berkolaborasi dengan HMP Pendidikan Geografi dan HMP Pendidikan Akuntansi melakukan pemberdayaan masyarakat disabilitas melalui Program Holistik Pembinaan Dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) 2021 di Desa Mlese, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten. Banyak warga Desa Mlese yang menjadi korban bencana gempa yang terjadi di Jogjakarta pada tahun 2006 silam. Para korban bencana ini kini harus menjalani hidup yang berbeda lantaran menjadi difabel. Merespons kondisi tersebut, Tim PHP2D menggelar serangkaian program kerja yaitu sosialisasi penggunaan website “SIPAKDEDIFA” bagi penyandang disabilitas, pelatihan servis motor modifikasi roda tiga dan servis kursi roda, serta pelatihan pembuatan keripik ubi ungu bagi penyandang disabilitas.
Program yang pertama yaitu sosialisasi penggunaan website “SIPAKDEDIFA” bagi penyandang disabilitas di Desa Mlese. Guna melaksanakan kegiatan ini, Tim PHP2D bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Klaten. Kegiatan ini bertujuan agar penyandang disabilitas di Desa Mlese dapat mengetahui cara-cara dalam mengevakuasi diri pada saat bencana terjadi. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Mlese pada hari Minggu, 22 Agustus 2021 dimulai pada pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Kegiatan ini menyasar 30 difabel di Desa Mlese.
Program yang kedua yaitu pelatihan servis motor modifikasi roda tiga dan servis kursi roda. Kegiatan ini menghadirkan pemateri yang sudah paham mengenai servis motor modifikasi roda tiga dan kursi roda, yaitu Bapak Partoyo dan Bapak Joko yang juga merupakan seorang penyandang disabilitas. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah agar penyandang disabilitas dapat merawat motor dan kursi roda mereka sendiri tanpa harus membawanya ke bengkel dan apabila rusak maka mereka dapat memperbaikinya sendiri di rumah masing-masing. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 19 September 2021 di Balai Desa Mlese untuk pelatihan servis modifikasi motor roda tiga, sedangkan untuk pelatihan servis kursi roda dilaksanakan di Joglo Desa Mlese. Kegiatan tersebut diikuti oleh 15 penyandang disabilitas pada masing-masing pelatihan.
Program ketiga yaitu pelatihan pembuatan keripik ubi ungu bagi ibu-ibu pendamping penyandang disabilitas. Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang sudah berpengalaman, yaitu Bapak Rujito yang juga merupakan pemilik industri keripik di Sambi Boyolali. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah agar ibu-ibu pendamping penyandang disabilitas dapat meningkatkan perekonomiannya melalui penjualan keripik ubi ungu ini. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 31 Oktober 2021 di Yayasan Bhakti Putera Bahagia SLB-C Gesikan, Gantiwarno, Klaten. Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 ibu-ibu pendamping penyandang disabilitas. Kegiatan pembuatan ubi ungu itu berlanjut hingga sekarang.


