Surakarta – Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan Visiting Lecturer pada Senin, 31 Maret 2026 pukul 10.00 WIB melalui zoom meeting, dengan tema “Changing Norms of Citizenship in the Digital Era: Pedagogical Implication for Civic Education”. Kegiatan ini mempertemukan pembicara utama, Prof. Frank Reichert dari Assistant Professor di Faculty of Education, University of Hong Kong, yang dimoderatori oleh Bapak Obby Taufik Hidayat, Ph.D., selaku dosen PPKn FKIP UNS. Peserta kegiatan mencakup seluruh mahasiswa Prodi PPKn dari angkatan 2022 hingga 2025.
Dalam sesi utama, Prof. Reichert membahas konsep kewarganegaraan online yang baik, meliputi perawatan informasi individu (dengan sikap informatif, skeptis, dan terencana), perawatan wacana (menjaga kesopanan, hormat, serta melindungi ruang publik), serta kontribusi bijaksana dalam wacana publik (menambahkan nilai, bukan kebisingan). Selanjutnya, disinggung pandangan guru tentang kewarganegaraan digital di Jerman, yang menyoroti kesenjangan digital dan potensi kekurangannya, serta di Hong Kong, yang menekankan peluang akses informasi bermanfaat bagi warga negara.
Pembahasan dilanjutkan dengan implementasi kewarganegaraan digital, seperti program mandiri yang menyediakan rencana pelajaran, penilaian, dan sumber daya; integrasi ke mata pelajaran existing seperti Pendidikan Moral dan Kewarganegaraan (mencakup hak, perilaku etis, tanggung jawab, literasi media, privasi/keamanan data, komunikasi online, bahasa, serta evaluasi sumber online); dan pendekatan seluruh sekolah melalui kebijakan kesopanan digital serta perilaku online. Terakhir, materi pembelajaran kewarganegaraan digital diskursif mencakup pengajaran membaca lateral sebagai kebiasaan sipil dengan contoh dunia nyata, pembangunan rutinitas “kebersihan informasi”, analisis algoritma sebagai infrastruktur sipil, serta normalisasi skeptisisme tanpa sinisme. Kegiatan berjalan lancar dan sukses, diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif yang memperkaya pemahaman peserta.
