Percepat Penyusunan Kurikulum Unggul, Prodi PPKn UMS Ikuti Camp Pendampingan Kurikulum LPPIP

Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui partisipasi aktif dalam Camp Pendampingan Penyusunan Kurikulum yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran (LPPIP) UMS, Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Laili Etika Rahmawati, M.Pd., dan dirancang sebagai forum intensif untuk mengakselerasi proses penyusunan dan pengajuan kurikulum program studi agar selaras dengan kebijakan nasional, standar akreditasi, serta visi strategis UMS dalam menghadirkan pendidikan unggul dan berdaya saing.

Acara diawali dengan sambutan dan laporan kegiatan oleh Ketua LPPIP UMS, Koesoemo Ratih, Ph.D., yang menekankan pentingnya sinergi antarunit dalam memastikan kualitas kurikulum di seluruh program studi. Menurutnya, kurikulum bukan sekadar dokumen administratif, melainkan jantung dari proses pendidikan tinggi yang menentukan arah, mutu, dan karakter lulusan. Kegiatan ini kemudian secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, Ph.D., yang sekaligus memberikan arahan strategis terkait pengembangan kurikulum adaptif. Dalam sambutannya, Prof. Ihwan menegaskan bahwa setiap program studi perlu merancang kurikulum yang responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan masyarakat dan dunia kerja global.

Pendampingan intensif dilakukan oleh tim fasilitator berpengalaman yang terdiri atas Koesoemo Ratih, Ph.D., Dr. Laili Etika Rahmawati, M.Pd., Husni Thamrin, Ph.D., Dr. Muhammad Noor Kholid, M.Pd., Muchlison Anis, Ph.D., dan Dr. Arifah Sri Wahyuni, M.Sc. Para fasilitator ini mendampingi secara langsung setiap program studi peserta, termasuk Prodi PPKn, dalam memetakan capaian pembelajaran lulusan, merumuskan bahan kajian, menyusun struktur mata kuliah, hingga memastikan keterpaduan antara visi keilmuan, profil lulusan, dan kebutuhan pemangku kepentingan. Pendampingan ini dirancang berbasis praktik, diskusi intensif, serta refleksi akademik yang mendalam.

Kegiatan ini diikuti oleh 16 program studi lintas jenjang dan disiplin ilmu, yakni Ekonomi Pembangunan, PG PAUD, Pendidikan Jasmani, Teknik Industri, Ilmu Komunikasi, Magister Teknik Sipil, Program Studi Manajemen Program Doktor, PPKn, Pendidikan Teknik Informatika, Pendidikan Bahasa Inggris (S1), Psikologi, Pendidikan Geografi, Administrasi Publik, S2 Teknik Mesin, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, serta Magister Ilmu Hukum. Keberagaman latar belakang keilmuan ini menghadirkan ruang dialog yang kaya, membuka peluang pertukaran gagasan, serta memperkuat jejaring akademik lintas program studi dalam pengembangan kurikulum yang inovatif dan kolaboratif.

Bagi Prodi PPKn UMS, keterlibatan dalam camp pendampingan ini menjadi langkah strategis dalam menyempurnakan kurikulum yang sedang disusun menuju implementasi tahun akademik mendatang. Melalui forum ini, tim kurikulum Prodi PPKn memperoleh penguatan konseptual, metodologis, serta teknis dalam merancang kurikulum yang tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga memiliki keunggulan lokal dan daya saing global. Kurikulum PPKn diarahkan untuk mencetak lulusan yang berkarakter Pancasila, berwawasan kebangsaan, adaptif terhadap perubahan, serta memiliki kompetensi pedagogik dan profesional yang kuat.

Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen UMS dalam membangun budaya mutu dan inovasi pembelajaran. Pendampingan kurikulum secara intensif menunjukkan keseriusan institusi dalam memastikan setiap program studi memiliki arah pengembangan yang jelas, terukur, dan berkelanjutan. Bagi calon mahasiswa dan orangtua, langkah ini menjadi indikator kuat bahwa Prodi PPKn UMS tidak hanya fokus pada proses belajar mengajar, tetapi juga pada perencanaan akademik jangka panjang yang matang dan visioner.

Melalui Camp Pendampingan Penyusunan Kurikulum ini, Prodi PPKn UMS semakin optimistis mampu menghadirkan kurikulum yang relevan, kontekstual, dan responsif terhadap tantangan zaman. Sinergi antara pimpinan universitas, LPPIP, fasilitator, dan tim program studi diharapkan dapat menghasilkan rancangan kurikulum unggul yang menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi pendidik dan warga negara yang cerdas, berkarakter, serta berdaya saing di tingkat nasional maupun global.